Warisan Dunia, Candi Borobudur Memikat Hati Banyak Turis Mancanegara

By | Desember 19, 2016

candi-borobudur-peninggalan-nabi-sulaimanBerlokasi di Magelang, Jawa Tengah, pesona Candi Borobudur memang tidak ada habisnya dan selalu menarik hati para wisatawan yang melihatnya. Setelah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1991, Candi Borobudur memang menjadi perhatian banyak mata di dunia. Tidak sedikit turis asing yang menjadikannya sebagai destinasi utama saat memutuskan berlibur ke Indonesia. Bagi kalian penikmat wisata tempat-tempat bersejarah Candi Borobudur adalah pilihan yang tepat untuk dikunjungi. Dibangun sekitar tahun 800 Masehi atau abad ke-9 oleh penganut agama Budha Mahayana, Borobudur memiliki kontruksi yang mengagumkan yang membuat siapa saja yang melihatnya merasa takjub akan tampilan dari candi ini. Candi Borobudur sendiri dibangun menggunakan balok batu raksasa dimana setiap batunya disambung tanpa menggunakan semen atau perekat yang lain. Batu-batu ini disambung dengan memperhatikan pola dan ditumpuk dengan apik seperti permainan lego saja. Sebelum melanjutkan ngomongin candi Borobudur, Anda juga bisa berkunjung ke kota wonosari yang di juluki Balinya Jogja, disana ada wisata alam yang akan menguji adrenalin, yaitu caving goa pindul dan rafting sungai oyo, wisata di sini bisa di nikmati mulai dari anak umur usia 5 tahun. Wisata Goa pindul sudah di buka sejak tahun 2010 leh Bupati Gunungkidul pada saat itu.
Pada saat liburan, berlangsung pengunjung candi akan meningkat setiap tahunnya. Mereka biasanya berkunjung bersama teman maupun keluarga untuk menikmati kemegahan dari bangunan ini. Banyak juga kita temui wisatawan mancanegara yang menghabiskan liburannya di candi ini untuk melihat-lihat keunikan dari setiap sudut candinya. Mereka mempelajari sedikit tentang sejarah yang terjadi pada saat itu dengan melihat relief yang ada pada seputaran candi. Pastinya dengan dibantu oleh pemandu yang sudah disediakan oleh pihak Candi Borobudur sendiri. Adanya pemandu wisata ini sangat menguntungkan bagi turis asing saat berkunjung ke candi. Selain belajar sejarah, para turis ini juga dapat melakukan hunting foto mengambil beberapa spot menarik yang menggambarkan kemegahan dan keelokan dari candi ini. Saat anda melakukan pengambilan gambar sebaiknya anda juga memperhatikan lingkungan sekitar. Jangan sampai anda membuat kerusakan pada lingkungan candi hanya untuk mendapatkan sebuah gambar. Seperti yang kita tahu, akhir-akhir ini sering terjadi tindakan konyol yang dilakukan para pengunjung obyek wisata, dimana mereka melakukan kerusakan gara-gara ingin mendapatkan gambar yang sesuai dengan keinginnnya.
Candi Borobudur tidak hanya digunakan sebagai obyek wisata saja, melainkan sebagai tempat peribadatan bagi penganut agama Budha. Candi ini memang sangat identik dengan ajaran Budha yang melekat disetiap inci dari bangunannya. Ketika anda masuk kelingkungan candi, anda akan melihat banyak sekali arca Budha yang berjajar di sepanjang candi yang jumlahnya ratusan. Pada bagian tengah bangunan candi terdapat sebuah stupa utama terbesar yang dikelilingi oleh stupa-stupa kecil yang berbaris rapi menjadi tiga bagian. Di dalam stupa utama terdapat sebuah arca Budha yang cukup besar dengan kondisi duduk bersila dan sikap tangan “mudra”. Candi ini juga disebut sebagai biara perbukitan. Tak ayal banyak wisatawan yang melakukan ibadah di candi ini terutama saat perayaan hari besar agama Budha. Biasanya pada saat Waisak, Borobudur akan dikunjungi oleh banyak orang dari berbagai penjuru di dunia untuk melakukan upacara keagamaan. Jika anda ingin berkunjung ke Candi Borobudur anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp30.000,00 saja tapi jika anda adalah wisatawan asing maka akan dikenai biaya 20 Dolar AS sebagai tiket masuk untuk menikmati kemegahan Candi Borobudur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *