Penanganan Agar Bahaya Rayap Terhadap Bangunan Tidak Terjadi

By | Februari 14, 2017

pembasmi rayap

Penanganan Agar Bahaya Rayap Terhadap Bangunan Tidak Terjadi

Ketika membangun sebuah bangunan, tidak hanya cuaca yang dikhawatirkan dapat merusak bangunan tersebut namun juga rayap. Rayap merupakan serangga pengerat yang dapat memakan kayu hingga habis. Namun, rayap ternyata dapat menembus tembok. Bahaya rayap terhadap bangunan dapat membuat fondasi rumah menjadi rapuh sehingga resiko bangunan rusak menjadi lebih tinggi.

Bagian bangunan yang rawan diserang oleh rayap diantaranya di balkon, teras, kerangka atap, sambungan talang air hujan, ventilasi, hubungan antara dinding bata dan atap, hubungan antara dinding bata dengan ampik kayu, sudut dinding, retak di dinding. Serangga tersebut dapat merusak rumah Anda 24 jam dan akan terus bekerja hingga kerusakan seperti kayu benar-benar habis dimakan.

Baca juga disini, informasi perusahaan pembasmi hama

Terdapat 3 cara pokok mengatasi rayap di rumah yaitu mencegah, membasmi dan mengendalikan. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara pre-construction termite control. Metode pencegahan rayap pra-konstruksi ini adalah pencegahan serangan rayap saat bangunan sedang dibangun. Caranya dengan menyemprot galian pondasi, permukaan lantai atau tanah sebelum pengecoran, penyemprotan permukaan material kayu sebelum pemasangan kusen, dinding, plafon, atap, lantai.

Tindakan lain untuk mencegah serangan rayap agar terhindar dari bahaya rayap terhadap bangunan, yaitu:

• Post-construction termite control atau metode pasca kosntruksi yang merupakan pengendalian saat bangunan sudah berdiri. Cara pengendalian dan pembasmian adalah dengan menggunakan obat pembasmi rayap atau termitisda ke dalam tanah. Proses ini disuntikkan di bawah lantai di sepanjang jalur pondasi dan jarak antar lubang sekitar 60-80 cm dengan diameter lubang injeksi kurang lebih 15 mm.
• Untuk furniture kayu, Anda dapat menyemprotkan langsung dengan termitisida.
• Membersihkan saluran air dan selokan karena rayap suka di area lembab dan menyerap banyak air.
• Perbaiki saluran pipa dan kran yang bocor
• Mengurangi penggunaan kayu dalam rumah ataupun dengan mengurangi adanya tumpukan kayu di rumah. Anda tetap dapat menumpuk kayu namun bagian bawah dilapisi dengan besi terlebih dahulu untuk menghalau rayap.
• Merawat properti kayu secara berkala misalnya dengan memulas ulang.
• Menjaga kebersihan lubang ventilasi misalnya dengan memasang kawat kasa di ventilasi sehingga serpihan cat dan batu bata tidak masuk ke rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *