Cara Memilih Bibit Sapi Limosin Super

By | Februari 9, 2017

Memilih bibit sapi limosin merupakan hal utama yang menjadi kunci kesuksesan suatu usaha peternakan. Karena bila tidak menggunakan bibit sapi yang bagus, usaha yang peternak lakukan berbulan-bulan tidak akan membuahkan hasil yang berlimpah. Selain itu, perjalanannya ketika melakukan usaha menjadi sangat melelahkan dan tidak membuahkan hasil.

Di Indonesia, usaha ternak sapi merupakan salah satu usaha yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat pada umumnya. Apalagi kebutuhan akan daging sapi yang terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dalam sehari, membuat para peternak sapi menjadi kewalahan dalam memenuhinya. Apalagi terkaadang-kadang para pemasok daging mengalami keterlambatan ketika memasok daging, sehingga mereka membuat langkah untuk mendatangkan atau mengimpor sapi dari luar negeri. Hal ini disebabkan karena jumlah stok daging sapi yang ada kurang mencukupi kebutuhan konsumen.

ternak sapi brahman

Sebetulnya bila para peternak memiliki ide khusus dalam meningkatkan jumlah produksi akan daging sapi, maka kendala di atas dapat teratasi tanpa harus mendatangkan pasokan daging dari luar negeri. Namun hal tersebut tentunya tidak membutuhkan waktu yang singkat. Perlu berbulan-bulan agar memperoleh kualitas daging sapi yang bagus. Untuk itu, hal yang harus dilakukan adalah dengan mengembangkan ternak sapi dengan memilih bibit yang basug dan cocok untuk dijadikan peluang usaha tersebut. Jenis sapi tersebut contohnya adalah sapi limosin yang tentunya berkualitas bagus.

Berikut ini adalah ciri-ciri bibit sapi limosin yang memiliki kualitas bagus:

  1. Lihat dan perhatikan bentuk serta proporsi badan sapi yang akan dijadikan bibit. Dilihat mulai dari depan, belakang, samping kiri dan kanan serta seluruh badan.
  2. Pilihlah sapi limosin yang memiliki kepala besar namun seimbang dengan tubuhnya.
  3. Lehernya juga dipilih yang tebal, besar, kuat serta bergelambir.
  4. Pada punggungnya pilih yang tidak memiliki cacat fisik seperti bengkok atau melengkung. Jadi pilihlah yang lurus sejajar.
  5. Pada mulutnya juga harus dipilih yang terlihat datar.
  6. Pada tulang rusuk dan perutnya, pilihlah yang tidak melengkung ke dalam
  7. Pada jenis kelamin sapi limosin pilihlah sapi jantang yang memiliki testis 2 dan 4 buah putting pada sapi betina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *