Berikut Contoh Bahasa Surat Yang Baik dan Benar

By | September 13, 2017

Yang dimaksud dengan bahasa surat di sini ialah bahasa yang kita gunakan dalam surat kita, terutama bahasa dalam bagian inti surat itu.

Bhs yang dipakai mesti tunduk pada semuanya ketentuan bhs yang berlaku baik susunan kata serta kalimat, ataupun pemakaian sinyal tanda baca, penggunaan alinea/paragraf, dsb.

Pada alinea pembuka yang disebut pengantar isi surat, penulis surat umumnya memakai kalimat-kalimat spesial yang sesuai dengan maksud surat itu. Umpamanya, memberitahu suatu hal, menyebutkan suatu hal, memohon suatu hal, membalas surat atau menjawab pertanyaan, dsb.

Sebagian contoh kalimat pembuka :
– Dengan surat ini kami katakan pada Saudara…
– Dengan adanya ini kami mohon pertolongan Saudara untuk…
– Dengan ini kami kirimkan pada Bapak…
– Bersamaan dengan surat ini kami kirimkan uang dengan wesel pos sebesar…
– Membalas surat Ibu tanggal…
– Menjawab pertanyaan Anda dalam surat Anda…
– Penuhi pesanan Tuan dengan surat tanggal… nomor…
– Menyusul surat kami tanggal…, dengan adanya ini kami berikan tahukan kalau.
– Dengan begitu menyesal kami berikan pada Ayah kalau.

Baca Juga : Contoh Penulisan Amplop

Kekeliruan yang bisa disebutkan telah jadi satu salah kaprah dalam surat-menyurat adalah pemakaian kalimat pembuka : Dengan ini kami kabarkan bahwa…, atau Dengan surat ini saya berikan tahukan pada Saudara kalau.

Ungkapan dengan ini memiliki kandungan makna ‘seiring dengan ini’, sedang berita atau berita yang di sampaikan itu tidak bersamaan dengan surat itu, namun berada di dalam surat itu. Oleh karenanya, bukanlah kata dengan ini yang sebaiknya digunakan di situ, tetapi kata dengan adanya ini atau mungkin dengan surat ini.

Mungkin saja karna dampak bhs Belanda atau Inggris kita juga menulis kalimat pembuka : Menjawab surat Saudara…padahal yang dijawab bukanlah surat, tetapi pertanyaan yang berada di dalam surat yang di terima. Dalam bhs Indonesia, lebih pas apabila kita menyebutkan/menulis : Membalas surat Saudara tanggal… atau Menjawab pertanyaan Saudara dalam surat tgl.

Kalimat pembuka yang diawali dengan kata berhubung saja juga tidak pas karna ungkapan yang semestinya dipakai adalah berhubung dengan. Umpamanya, berhubung dengan kesehatan saya hari ini agak terganggu… Bisa juga kita mulai kalimat itu bukanlah dengan ungkapan berhubung dengan, tetapi dengan kata karna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *