Bagi yang akan bergelut dalam Bisnis Garmen, Ini Dia Alur Proses Produksi Garmen

By | Januari 19, 2017

 

Bagi yang akan bergelut dalam Bisnis Garmen, Ini Dia Alur Proses Produksi Garmen-Berbicara proses produksi garmen, maka berbicara pula alur proses produksi garmen. Proses produksi untuk kapasitas besar berbeda dengan proses produksi kecil-kecilan. Mengetahui alur produksi penting bagi yang ingin menimba ilmu langsung di sana. Setidaknya ada selama pra-produksi terjadi beberapa tahapan, seperti sample, costing, perencanaan produksi, pembelian, dan pembuatan pola sampai bahan baku. Termasuk juga dengan proses pemotongan, bordir, printing, pintal benang, jahit, ironing, lipat, washing, dan pengepakan.

bisnis ggarmen
Sample
Sebelum memulai proses cuting dan sewing, ada beberapa proses sample, yaitu melalui proses proto sample, fit sampel, size set sampel, sales man sampel dan advertising sample. Biasanya, proses sample mengikuti menyesuaikan desain dari pihak buyer yang telah disepakati oleh perusahaan. Karena melibatkan pihak buyer, prosesnya juga melalui beberapa tahap persetujuan berbeda-beda.
Sample secara prosedural juga harus melalui beberapa tahap. Misalnya tahapan melakukan pre prod meeting, production sample, dan melakukan pengiriman sample. Jika barang/garmen diekspor/import, maka finished perlu dilakukan shipping sample. Jadi, dalam satu sample saja harus melalui beberapa tahapan yang harus dipenuhi untuk mengontrol kualitas produksi.

baca juga : cara bisnis kaos distro original
Pembiayaan
Pembiayaan biasanya dibebankan untuk perusahaan besar. Beberapa perusahaan kecil mungkin saja dibebankan, namun jumlah uang juga tidak sebanyak perusahaan besar. Sebagai contoh kasus misalnya, ketika pabrik mengirim produk garmen ke tempat orderan akan dikenai biaya bahan baku, hasil dari biaya costing garment. Ditambah biaya overhead, baik overhead langsung maupun tidak langsung.
Perencanaan Produksi
Pentingnya perencanaan produksi untuk menghindari kesalahan yang mungkin terjadi. Minimnya kesalahan yang terjadi akan berdampak pada penilaian klien terhadap kualitas kerja dan perusahaan itu sendiri. Itu sebabnya perencanaan produksi harus benar-benar dipersiapkan secara matang, mulai perencanaan aksesori, benang jahit, bahan, dan cutting. Dalam hal ini, dituntut tanggung jawab yang besar. Alur proses produksi garmen berfungsi dalam hal perencanaan produksi meliputi pula tanggal proses pengiriman.
Cutting & Sewing
Alur proses produksi garmen yang tidak kalah penting adalah proses cutting dan sewing. Cara cutting dengan melakukan pemotongan kain di atas meja, dipotong sesuai dengan pola yang sudah ditentukan. Kemudian pada bagian sewing adalah proses dimana terjadi pengabungan antara garmen dan panel dengan metode menjahit di ruangan khusus. Di proses sewing inilah menggabungkan 2D ke 3D.
Meneliti Ulang Hasil Jahitan
Proses meneliti ini dilakukan secara manual. Hasil jahitan dari mesin diteliti ulang, dan dilakukan pemotongan benang yang masih tersisa. Selain memotong benang yang masih tersisa, juga dilakukan pengecekan kerapian jahitan. Misalnya jahitan yang tidak rapi dan beberapa bagian yang lupa tidak dijahit.
Finishing
Sebelum masuk finishing, urutan dalam produksi pabrik garmen perlu diwashing terlebih dahulu. Keuntungan washing adalah menghilangkan noda selama proses penjahitan, pemotongan, dan proses-proses sebelumnya.
Jika sudah dapat dipastikan selesai, langkah selanjutnya baru dilakukan finishing. Alur proses produksi garmen untuk finishing meliputi pemeriksaan ukuran, gosokan, dan bercak. Setelah itu, dilakukan penyetandaran sesuai dengan keinginan buyer.
Itulah enam alur proses produksi garmen. Setelah keenam tersebut, alur proses selanjutnya adalah melakukan packing, penglipatan yang rapi agar menghemat tempat. Proses yang lain adalah proses trend fashion dengan menambahkan pencelupan garmen, bordir, add work, printing dan spesial washing, sebelum akhirnya mask ke proses final inspection dan pengiriman barang. Sekian, semoga artikel ini bermanfaat.
meta des; Seperti apakah alur-alur proses produksi garmen? Ini dia beberapa alur proses produksi garmen yang wajib Anda ketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *